Home > Artikel, Hiburan, Nunuk's News > Wisata SITU BOLANG

Wisata SITU BOLANG

Urat Nadi Perekonomian Masyarakat Desa di Indramayu

Situ Bolang sebagai sebuah danau kini terus dikembangkan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat di pedesaan Kabupaten Indramayu, tepatnya di Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung. Situ yang jaraknya hanya 10 km dari jalur pantura Jakarta-Cirebon ini memiliki prospek yang cukup menggembirakan, tidak saja bagi lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM) Desa Jatisura sebagai pengelola, tetapi juga bagi warga sekitar dan desa-desa tetangganya.

Bayangkan, Situ Bolang yang hanya memiliki luas area genangan air 6,25 hektare dan menampung air hujan sekitar 425.000 m3, selama ini telah mampu memberikan manfaat yang luar biasa bagi pengelola dan masyarakat beberapa desa di sekitarnya. “Selain memanfaatkan airnya untuk keperluan pengairan sawah masyarakat desa sekitar dan budi daya ikan, kawasan Situ Bolang juga telah dikembangkan menjadi sebuah lokawisata alam pedesaan oleh LPM Desa Jatisura,” kata Winda, salah seorang warga Desa Jatisura yang bertugas sebagai mantri pengairan dari Dinas Pengairan Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Suasana alam pedesaan dengan latar belakang hamparan hutan jati dan pohon akasia milik Perum Perhutani di sekeliling Situ Bolang memang merupakan pemandangan yang sungguh indah sekaligus menyejukkan. Hal itu membuat kawasan tersebut cocok untuk dijadikan tempat bersantai.

Meski dengan fasilitas seadanya, keindahan panorama alam dan kesejukan udara Situ Bolang pun dikembangkan menjadi sebuah lokawisata alam pedesaan oleh LPM Desa Jatisura. Ini dimulai dengan memperbaiki infrastruktur jalan menuju Situ Bolang secara bergotong royong oleh warga.

Kemudian secara bertahap mereka melakukan perbaikan lingkungan Situ Bolang dan membangun pondok wisata secara sederhana bagi pengunjung yang ingin bersantai sambil menikmati indahnya alam sekitar. Sedangkan bagi mereka yang hobi memancing, disediakan lapak serta rakit bagi pengunjung yang ingin berlayar mengelilingi situ.

Upaya yang mulai dirintis LPM Desa Jatisura pada 2000 tersebut ternyata tidak sia-sia. Apalagi, setelah Bupati Indramayu H Irianto MS Syafiuddin memberikan bantuan peningkatan dan pengerasan jalan desa menuju lokawisata Situ Bolang, jumlah pengunjung terus bertambah. Tahun 2004 jumlah pengunjung benar-benar booming, mencapai 40.000 wisatawan. “Saat itu pendapatan Situ Bolang bisa mencapai Rp 80 juta dari hasil karcis masuk wisatawan Rp 2.000 per orang,” kata Winda.

Wisatawan tersebut tidak terbatas dari kawula muda, tetapi juga kalangan orang tua, terutama mereka yang gemar memancing. Setiap pengunjung bisa mendapatkan 20 kg ikan per hari dari hasil pemancingannya. “Padahal, mereka tidak dipungut bayaran lagi, kecuali tiket masuk Rp 2.000/orang,” kata Satiah, pemilik pondok wisata dan warung makanan di Situ Bolang. Ikan jenis nila dan ikan mas di Situ Bolang memang sengaja ditanam oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu.

Rehabilitasi

Manfaat lain yang membuat Situ Bolang benar-benar menjadi urat nadi perekonomian masyarakat pedesaan di Kabupaten Indramayu adalah airnya yang mampu mengairi seluas 365 hektare area persawahan di lima desa sekitar situ, yakni Desa Jatisura, Jambak, dan Cikedung di Kecamatan Cikedung serta Desa Tunggul Payung dan Desa Tempel di Kecamatan Lelea.

Masyarakat petani di lima desa tersebut mendapat berkah pengairan hingga bisa melakukan dua kali musim tanam (MT) dalam setahun. Berkat pengairan Situ Bolang ini, hasil panen pun sungguh menggembirakan, yakni rata-rata 9 ton/hektare.

Melihat potensi dan kemampuan LPM Desa Jatisura mengelola dan mengembangkan Situ Bolang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat di pedesaan Kabupaten Indramayu tersebut, Departemen PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung akhirnya memberikan perhatian besar dengan mengalokasikan Rp 4,5 miliar dana untuk pemeliharaan dan rehabilitasi pada tahun anggaran 2008 ini.

Pengalokasian dana tersebut, menurut direksi BB WS Cimanuk-Cisanggarung H Sukoco, memang berawal dari permohonan Bupati Indramayu ke pemerintah pusat pada 2007 lalu.

Pelaksanaan rehabilitasi itu sendiri sudah selesai awal Oktober lalu yang dikerjakan oleh PT Wiraloka Sejati, kontraktor yang mendapat kepercayaan dari BBWS Cimanuk-Cisanggarung. “Seluruh pekerjaan sudah rampung sesuai petunjuk teknis dalam kontrak kerja,” kata Direktur PT Wiraloka Sejati H Toib saat ditemui di lokasi Situ Bolang pekan lalu.

Menurut H Sukoco dan Suryana, selaku pengawas lapangan dari BBWS Cimanuk-Cisanggarung, dengan rampungnya semua pekerjaan rehabilitasi, maka daya tampung Situ Bolang kini meningkat menjadi 485. 000 m3.

Selain itu, masa genangan air Situ Bolang juga akan lebih lama dari sebelumnya. Dengan demikian, manfaat Situ Bolang sebagai kawasan wisata serta budi daya perikanan darat dan pengairan bagi lahan pertanian masyarakat pedesaan Indramayu diharapkan akan makin meningkat pula. (LM Sinaga)

  1. ayu
    March 17, 2010 at 10:24 am

    bagusssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssss

  2. zefri
    April 5, 2013 at 4:54 pm

    Tapi untuk sekarang wisata situ bolang gk seperti dulu lagi…..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: