Home > Artikel, Nunuk's News > Penjahat Bawa Kabur Peralatan Organ Tunggal

Penjahat Bawa Kabur Peralatan Organ Tunggal

Komplotan penjahat yang berjumlah tiga orang berhasil memperdaya, Eti (31), warga Desa Nunuk, Kec. Lelea, Kab. Indramayu, yang dikenal sebagai pemilik kelompok kesenian organ tunggal, Minggu (15/3). Modus operandi mereka adalah dengan cara berpura-pura mau menanggap kesenian organ tunggal di hajatan.

Namun, para penjahat yang terdiri dari Kris (26), Bud (28), dan Sae (29), asal Cirebon tersebut, akhirnya berhasil ditangkap oleh petugas dari jajaran Polsek Jatibarang. Padahal, mereka sempat membawa perangkat musik tersebut.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, peristiwa perampokan alat-alat organ tunggal itu bermula saat Eti kedatangan tiga orang tamu. Dalam pertemuan itu, mereka berniat menyewa alat-alat musik milik Eti untuk dipentaskan di suatu daerah berikut para pemain dan penyanyinya.

Tertarik dengan order yang datang, pemilik alat musik pun menyanggupinya. Pada hari yang telah ditentukan, satu set alat musik beserta soundsystem, penyanyi, dan pemainnya berangkat bersama tersangka menggunakan Toyota Kijang.

Namun di perjalanan, saat mobil mereka melintas di Jalan Raya Kodir, Kec. Jatibatang, tiba-tiba pemain organ berikut penyanyinya ditodong menggunakan senjata tajam berupa pisau oleh tersangka. Lantas, keduanya ditendang keluar mobil oleh para tersangka.

Ketiga tersangka kemudian tancap gas meninggalkan korban di tengah jalan dengan membawa satu set alat musik yang harganya Rp 24 juta.

Setelah mendapatkan laporan, si pemilik langsung melaporkan peristiwa itu ke petugas di Mapolsek Jatibarang. Polisi yang mendapatkan laporan segera menuju ke TKP. Dari keterangan dan data, polisi mendapatkan informasi ihwal ketiga pelaku tersebut.

Sejumlah petugas dipimpin Kapolsek Jatibarang Ajun Komisaris Sumari, S.H. langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka. Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Drs. H. Mashudi didampingi Kapolsek Jatibarang Ajun Komisaris Sumari, S.H. membenarkan kejadian itu.

  1. Surgi
    February 2, 2010 at 11:04 pm

    Syukurlah kalau setiap pelaporan cepat teratasi karena Eti dan Kus itu sahabat saya dan untuk warga semuanya jangan sampai kejadian seperti itu jangan terjadi lagi harus lebih hati-hati lagi.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: